Semangat Gotong Royong Menyambut Hari Kemerdekaan di SMA Negeri 1 Kota Lhokseumawe

 

Foto : Dokumen  Pribadi

Lhokseumawe, Sastrapuna.com  Jum’at (14/08/2026)  Warga SMA Negeri 1 Kota Lhokseumawe menggelar kegiatan gotong royong pada Jumat, 14 Agustus 2026, dalam rangka menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia. 

Kegiatan yang melibatkan guru, siswa, siswi, dan staf sekolah tersebut dilaksanakan di lima titik, yaitu lingkungan sekolah, Jalan Samudra, Jalan Pelangi, kawasan Masjid Kampung Jawa Lama, dan Meunasah Hagu Selatan.

Rangkaian kegiatan diawali dengan pembacaan Surah Yasin secara bersama-sama sebagai bentuk doa dan penghormatan kepada para pahlawan yang telah gugur dalam perjuangan. Setelah itu, kegiatan diisi dengan tausiah yang disampaikan oleh Ustadz Usman.

Dalam ceramahnya, Ustadz Usman mengajak seluruh warga sekolah untuk menyambut HUT RI ke-81 dengan rasa syukur dan mengenang jasa para pahlawan. Ia juga menyampaikan makna QS. Al-A'raf ayat 96 tentang keberkahan suatu negeri yang berkaitan dengan keimanan dan ketakwaan. 

Selain itu, ia mengingatkan kembali sejarah perjuangan Aceh melalui tokoh-tokoh seperti Teuku Umar, Sultan Iskandar Muda, Cut Nyak Dhien, Cut Meutia, dan Cut Malahayati. Generasi muda pun diajak untuk menghargai jasa para pahlawan, mencintai tanah air, serta mengisi kemerdekaan dengan hal-hal positif.

Setelah kegiatan keagamaan, acara dilanjutkan dengan gotong royong. Dalam pelaksanaannya, siswa dan siswi bersama guru serta staf sekolah membersihkan ruang kelas masing-masing, menyapu halaman, mengelap jendela, mencabut rumput liar, mengumpulkan dan membuang sampah, mengepel lantai, serta merapikan taman dan lingkungan sekolah. 

Sebagian siswa juga turut membersihkan mushola, lapangan, dan area parkir. Sementara itu, sekitar 12 kelas dengan jumlah kurang lebih 400 siswa ditugaskan untuk melakukan gotong royong di luar sekolah. Setiap kelompok membawa kantong plastik hitam untuk mengumpulkan sampah di sepanjang jalan sesuai titik yang telah ditentukan.

Kegiatan berlangsung dengan lancar dan didukung cuaca yang cukup bersahabat. Matahari tidak terlalu terik dan angin bertiup sepoi-sepoi sehingga suasana kerja bakti terasa lebih nyaman. Para siswa terlihat antusias menyelesaikan tugas masing-masing sembari berbincang dan bekerja sama dengan teman-temannya.

Dalam sambutannya, Plt. Kepala sekolah SMA Negeri 1 Kota Lhokseumawe menyampaikan bahwa gotong royong bukan sekadar kegiatan untuk menyambut Hari Kemerdekaan, tetapi juga menjadi wujud nyata persatuan, kepedulian, dan kebersamaan. Seluruh warga sekolah diajak untuk mengisi kemerdekaan dengan kegiatan positif serta menerapkan semangat gotong royong dalam kehidupan sehari-hari.

Selain bertujuan menjaga kebersihan dan kenyamanan lingkungan, kegiatan gotong royong juga menjadi sarana untuk mempererat hubungan antarwarga sekolah. Berdasarkan hasil wawancara dengan beberapa siswa, kegiatan tersebut dinilai sebagai bentuk kerja sama dan saling membantu dalam memeriahkan HUT Kemerdekaan sekaligus memperkuat persatuan dan kebersamaan.

Para siswa berharap budaya gotong royong dapat terus dilakukan dalam kehidupan sehari-hari, bukan hanya menjelang peringatan 17 Agustus. Mereka juga mengungkapkan bahwa cuaca panas dan debu menjadi beberapa kendala dalam kegiatan, serta mengusulkan adanya permainan atau kerja sama antarkelompok agar kegiatan gotong royong menjadi lebih menarik.

Sementara itu,  dengan Ibu Selvy selaku Wakil Kepala Sekolah Bidang Kurikulum menyatakan  kegiatan gotong royong di SMA Negeri 1 Kota Lhokseumawe melibatkan siswa, guru mata pelajaran, guru piket, pihak manajerial sekolah, serta guru BK.

Kegiatan tersebut dilaksanakan di lima titik, yaitu satu titik di dalam sekolah dan empat titik di luar sekolah. Menurutnya, gotong royong bukan kegiatan yang hanya dilakukan saat peringatan tertentu. 

Sekolah telah membiasakannya melalui piket kelas setiap hari dan kegiatan “15 Menit Gotong Royong” setiap hari Selasa untuk membersihkan kelas, loker, laci, lantai, kaca, jendela, serta halaman sekitar kelas.

Ibu Selvy juga menilai bahwa gotong royong memiliki peran penting di era digital. Di tengah kebiasaan siswa menggunakan telepon genggam, kegiatan bersama seperti gotong royong dapat menjadi kesempatan untuk berinteraksi secara langsung dengan teman, guru, dan masyarakat. 

Selain itu, kepedulian terhadap kebersihan lingkungan perlu terus ditanamkan agar warga sekolah dan masyarakat bersama-sama menjaga Lhokseumawe tetap bersih dari sampah, terutama sampah plastik.

Kegiatan gotong royong dalam rangka menyambut HUT RI ke-81 ini menjadi salah satu bentuk nyata semangat kemerdekaan di lingkungan SMA Negeri 1 Kota Lhokseumawe. 

Melalui kerja sama, kepedulian, dan kebersamaan, kegiatan tersebut tidak hanya menciptakan lingkungan yang lebih bersih dan nyaman, tetapi juga menumbuhkan karakter tanggung jawab serta rasa persatuan. Semangat gotong royong diharapkan tidak berhenti pada perayaan Hari Kemerdekaan, melainkan terus menjadi kebiasaan dalam kehidupan sehari-hari.

Konstributor: Luqyana Safitri, Keyla Syakira, dan Cut Maulidhia Balqis (Tim Jurnalistik SMAN 1 Lhokseumawe)



Berita Terkait

Posting Komentar

0 Komentar