Foto: Dokumen Pribadi
Lhokseumawe, Sastrapuna.com Jumat, 7 Agustus 2026 Prestasi membanggakan kembali ditorehkan oleh pelajar SMA Negeri 1 Lhokseumawe. Siswi bernama Reihana Altafunnisa sukses menyabet Juara 1 Lomba Cipta Puisi pada ajang bergengsi Festival Lomba Seni dan Sastra Siswa Nasional (FLS3N) tingkat Provinsi Aceh. Kemenangan gemilang ini sekaligus mengukuhkan tiket bagi Reihana untuk melaju ke pentas nasional.
Kepastian juara tersebut diumumkan secara daring oleh Dinas Pendidikan Aceh pada hari Jumat, 7 Agustus 2026 Pukul 9.00 Wib . Pada perhelatan FLS3N tahun ini, sekolah favorit yang berlokasi di Kota Lhokseumawe tersebut mengirimkan empat peserta terbaiknya untuk berkompetisi di empat bidang lomba, yakni Cipta Puisi, Jurnalistik, Menyanyi Solo Putra, dan Menyanyi Solo Putri.
Baca Juga
SMA Negeri 1 Lhokseumawe Selenggarakan Orientasi Pramuka Tahun Pelajaran 2026/2027
Dari keempat wakil yang diturunkan, dua di antaranya sukses menembus persaingan ketat dan naik ke podium juara. Selain Reihana yang merebut posisi puncak di cabang Cipta Puisi, prestasi juga disumbangkan oleh Alya Zafira yang berhasil meraih Juara 2 pada cabang Menyanyi Solo Putri.
Plt. Kepala SMA Negeri 1 Lhokseumawe, yang diwakili oleh Wakil Kepala Sekolah Bidang Kesiswaan, Mukhlis, S.Pd., M.Pd., menyatakan rasa bangga yang mendalam atas pencapaian anak didiknya. Saat dihubungi sastrapuna.com via telepon, Mukhlis menyebut prestasi ini sebagai kebanggaan besar bagi almamater.
"Ini adalah sebuah prestasi yang sangat membanggakan bagi sekolah. Hampir dua tahun lebih sekolah kita tidak tampil di pentas nasional untuk bidang FLS3N," ujarnya.
Lebih lanjut, Mukhlis memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada para siswa yang telah berhasil meraih juara. Ia tak lupa menyampaikan ucapan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada para guru pembina yang telah bersusah payah memberikan bimbingan dan pendampingan secara intensif, sejak para peserta berlomba di tingkat kabupaten hingga ke tingkat provinsi.
Sementara itu, Reihana Altafunnisa, yang akrab disapa Rena, tak mampu menyembunyikan rasa harunya usai pengumuman pemenang. "Di balik senyum yang mengembang, ada rasa haru yang sulit diungkapkan. Tidak pernah terbayang bahwa bait-bait sederhana yang lahir dari hati mampu membawa saya melangkah sejauh ini," ungkap Rena.
Baca Juga
Kasipenkum dan Humas Aceh Gelar Program Kejaksaan Masuk Sekolah 2026 di SMAN 1 Lhokseumawe
Ia menambahkan bahwa menjadi juara 1 tingkat provinsi bukan sekadar tentang gelar, melainkan bukti bahwa setiap proses, setiap malam yang dihabiskan untuk mencari kata, dan setiap keraguan yang berhasil dilawan tidaklah sia-sia. Meski merasa bangga dan bersyukur karena telah mengharumkan nama SMAN 1 Lhokseumawe serta Kota Lhokseumawe, Rena mengakui ada rasa gugup sekaligus memikul tanggung jawab besar menjelang babak nasional.
"Perjalanan ini mengajarkan saya bahwa keberanian untuk berkarya jauh lebih penting daripada rasa takut gagal. Apa pun hasil di tingkat nasional nanti, saya ingin membawa semangat, identitas, dan cerita dari daerah saya dengan sebaik-baiknya. Semoga setiap larik puisi yang saya tulis tidak hanya menjadi rangkaian kata, tetapi juga menjadi suara yang mampu menginspirasi banyak orang," tambahnya penuh harap.
Senada dengan Rena, Alya Zafira yang meraih peringkat kedua di bidang Menyanyi Solo Putri juga mengungkapkan rasa syukurnya. "Sangat bersyukur rasanya mendapat kesempatan juara kedua di tingkat Provinsi Aceh. Kemenangan ini merupakan salah satu mimpi saya di dunia tarik suara," tuturnya.
Alya juga berterima kasih kepada semua pihak yang telah mendukungnya selama persiapan. "Bersaing di tingkat provinsi bukan hal yang mudah. Dibutuhkan tekad, usaha, dukungan, dan doa dari orang tua, guru, serta teman-teman di sekitar," tutupnya.
Konstributor: Ghina Sayla dan Thamela Ar Raniya


0 Komentar