Ratapan Negeri yang Disandera

Foto: Dibuat Ai

Negeri  di  Ujung  tanduk..
Pengelola  negeri  dalam  sandera
Tunduk  merunduk, karena  tanduk mulai tumpul
Prostitusi diumbar  obral menggila

Gundik - gundik  politik  menjilat  kaki  tuannya
Gentayangan kesasar ke  di  ruang -ruang  semu
Selingkuhan politik meggelitik hati  
Para penjilat lelap  dalam timbunan  rupiah
Pembantu  kerajaan terang-terangan,
berang-berangan demi  mutiara tak bercangkang

Baca Puisi

Catut -mencatut  mendarrah daging pada penyemarak negeri
Marwah    negeri luntur tercampak di jalan demokrasi,
Media sosial bebas, telanjang tak terbatas

Di sini...

Sepertinya tuhan pergi  menjauh  dari negeri
Hukum tak tegak, lembaran beserak -serak, dipungut para penjilat
Kegaduhan sahut -menyahut sambut -menyambut menjadi satu

Pihak asing dilindungi  menguras  bumi pertiwi
Ibu pertiwi menangis, anak tiri  diberi fasilitas negara.
Anak kandung jadi kuli  mengisi pembangunan

Baca Juga

Pendidikan bodong  terhoyong–hoyong,
Kurikulum dalam aplikasi, para pendidik   pusing
Waktu terkuras hanya untuk sebuah penilaian,
Angka  jadi  rebutan, nilai  selalu  terabaikan

Negeri gaduh, di ujung tanduk
Para pemimpin  disandera politik,
Rakyat mengeluh hingga berpeluh seluruh.

Lhokseumawe,  11  Agustus 2016

Berita Terkait

Posting Komentar

0 Komentar