Foto: Dokumen Pribadi
Lhokseumawe, Sastrapuna.com .Mencapai impian di usia muda memerlukan lebih dari sekadar kecerdasan akademik; ia membutuhkan keteguhan hati, kedisiplinan, dan dukungan moral yang kuat. Prinsip inilah yang membawa Dharin Tiara Putri Afija, siswi kelas XII-3 SMA Negeri 1 Lhokseumawe, melangkah mantap menuju jenjang pendidikan tinggi.
Dharin, sapaan akrabnya, baru saja memastikan satu tempat di President University, salah satu universitas bergengsi, melalui jalur beasiswa. Tidak tanggung-tanggung, ia memilih program studi Hubungan Internasional,sebuah langkah awal untuk mewujudkan cita-citanya menjadi seorang diplomat handal di masa depan.
Lahir di Lhokseumawe pada 7 Januari 2008, Dharin tumbuh sebagai sosok yang tekun. Meski harus berjuang tanpa kehadiran sang ibu, almarhumah Fitriani, Dharin tidak lantas patah arang. Dukungan penuh dari sang ayah, Ir. Jamiat, MM, serta keluarga besar menjadi energi utamanya untuk terus berprestasi.
Kegigihannya terbukti saat ia berhasil meraih predikat Bronze Medalist dalam ajang Top Student Olympiad Nasional di bidang studi Bahasa Inggris. Prestasi inilah yang kemudian menjadi "pintu masuk" sekaligus modal kepercayaan diri baginya untuk mendalami bahasa asing dan urusan diplomasi global.
Bagi Dharin, SMA Negeri 1 Lhokseumawe (SMANSA) bukan sekadar tempat mengejar nilai di atas kertas. Sekolah ini ia anggap sebagai rumah kedua yang membentuk jati dirinya."SMANSA buatku bukan cuma tempat belajar, tapi juga tempat tumbuh. Di sana aku belajar lebih dari sekedar materi; aku belajar tentang tanggung jawab, kedisiplinan, pertemanan, dan cara menjadi jati diri sendiri," ungkap Dharin dengan nada penuh syukur.
Ia secara khusus menyampaikan apresiasi mendalam kepada para guru dan wali kelas yang telah membimbingnya selama tiga tahun terakhir. Baginya, momen-momen kecil bersama teman sejawat dan interaksi dengan lingkungan sekolah adalah kenangan paling berharga yang akan ia bawa hingga ke bangku kuliah.
Banyak siswa merasa bingung menentukan arah masa depan, namun Dharin memiliki rumusan yang sederhana: jangan remehkan hobi. Sebagai sosok yang gemar menyanyi dan membaca, Dharin memanfaatkan kesenangannya tersebut untuk memperdalam kemampuan berbahasa Inggris secara natural.
Tips untuk menembus beasiswa di President University menurut Dharin adalah dengan mengenali minat pribadi sedini mungkin."Minat dalam pribadi saya terhadap bahasa asing membuat saya yakin memilih jurusan Hubungan Internasional. Jangan pernah takut mencoba hal baru, dan yang paling penting, jangan remehkan hobi yang kalian punya," tuturnya.
Ia berpesan kepada adik-adik kelasnya bahwa hobi seperti menulis, menggambar, olahraga, hingga musik, jika ditekuni dengan serius, suatu saat akan membuahkan hasil yang bermanfaat dan membuka peluang besar di masa depan.
Kisah Dharin Tiara Putri Afija adalah pengingat bagi kita semua bahwa keberhasilan adalah buah dari perpaduan antara doa orang tua, bimbingan guru yang tulus, serta keberanian untuk jujur pada minat diri sendiri. Dari Lhokseumawe, Dharin kini bersiap mengepak sayapnya lebih lebar, membawa misi diplomasi untuk Indonesia di masa depan.
Redaksi Sastrapuna.com
0 Komentar