Foto: Dokumen Pribadi
Sastrapuna.com. Bireuen, 19 Mei 2026 Tiga juri cabang lomba mendongeng pada kegiatan Festival dan Lomba Seni dan Sastra Siswa Nasional (FLS3N) Tahun 2026 Tingkat Sekolah Dasar (SD) se-Kabupaten Bireuen berasal dari Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Aceh, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Islam Kebangsaan Indonesia (UNIKI)
Kegiatan FLS3N yang diselenggarakan oleh Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Bireuen pada Selasa, 19 Mei 2026 tersebut menjadi ajang bagi peserta didik untuk menunjukkan kreativitas dan kemampuan mereka di bidang seni dan sastra, termasuk cabang lomba mendongeng yang menjadi salah satu perlombaan unggulan.
Tiga juri yang dipercaya untuk menilai cabang lomba mendongeng yaitu Cut Santika, M.Pd. selaku Ketua Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Aceh FKIP UNIKI, Sediken Tara Munthe, M.Pd. dosen tetap Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Aceh FKIP UNIKI, serta Marzuki Umar, M.Pd.praktisi senior yang memiliki pengalaman dalam bidang pendidikan dan pengembangan keterampilan berbahasa.
Kepercayaan yang diberikan kepada ketiga juri tersebut menjadi bentuk apresiasi terhadap kompetensi akademik dan profesional yang dimiliki dalam bidang bahasa, sastra, dan keterampilan bertutur.
Cabang lomba mendongeng sendiri menuntut kemampuan peserta dalam menyampaikan cerita secara komunikatif, ekspresif, serta mampu membangun daya imajinasi, karakter, serta kecintaan terhadap budaya melalui cerita yang dibawakan.
Harumkan Nama SMAN 1 Lhokseumawe, Teguh Setya Yudha Raih Prestasi Gemilang di Kejurnas Karate 2026
Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Bireuen, Dr. Muslim, M.Si., menyampaikan bahwa FLS3N menjadi wadah penting dalam mengembangkan potensi peserta didik, tidak hanya pada bidang akademik tetapi juga pada aspek seni, sastra, dan kreativitas.
Melalui kegiatan FLS3N, kita berharap lahir generasi muda yang kreatif, percaya diri, serta memiliki kemampuan dalam mengembangkan bakat dan potensi yang dimiliki sejak usia dini, ujarnya saat membuka kegiatan.
Sementara itu, Dekan Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan UNIKI, Dr. Drs. Taufiq, M.Pd., menyampaikan apresiasi atas kepercayaan yang diberikan kepada dosen FKIP UNIKI untuk terlibat sebagai dewan juri pada ajang FLS3N Tahun 2026.
Keterlibatan dosen dalam kegiatan pendidikan di masyarakat merupakan bentuk kontribusi nyata perguruan tinggi dalam mendukung peningkatan mutu pendidikan. Kami mendukung penuh partisipasi dosen FKIP UNIKI dalam berbagai kegiatan akademik maupun pengembangan pendidikan di daerah," ungkapnya.
Sementara itu, Ketua Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Aceh FKIP UNIKI, Cut Santika, M.Pd., menyampaikan bahwa kegiatan mendongeng memiliki manfaat besar dalam melatih kemampuan berbahasa, membangun kepercayaan diri, serta meningkatkan keterampilan berbicara peserta didik.
Mendongeng bukan hanya tentang bercerita, tetapi juga melatih ekspresi, kemampuan komunikasi, serta membangun kecintaan anak terhadap bahasa dan budaya," jelasnya.
Keterlibatan dosen dan praktisi pendidikan dalam kegiatan FLS3N diharapkan dapat memberikan penilaian yang objektif sekaligus menjadi motivasi bagi peserta didik untuk terus mengembangkan potensi diri dalam bidang seni dan sastra.
Melalui partisipasi aktif dalam kegiatan pendidikan di daerah, FKIP UNIKI terus menunjukkan komitmennya dalam mendukung peningkatan mutu pendidikan serta pengembangan bakat generasi muda di Kabupaten Bireuen.
Editor: Muklis Puna


0 Komentar