Foto : Dokumen Pribadi
Sastrapuna.com . Lhokseumawe, Minggu 14 Juni 2026 Energi terbarukan kini bukan lagi sekadar teori di balik meja kelas, melainkan sebuah aksi nyata yang mulai menyentuh bilik-bilik laboratorium sekolah. Hal ini dibuktikan melalui kegiatan
Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) yang dilaksanakan oleh tim dosen Jurusan Teknik Elektro Politeknik Negeri Lhokseumawe (PNL) di SMA Negeri 1 Lhokseumawe pada Jumat, 12 Juni 2026. Dengan mengusung tema besar mengenai pelatihan dan pengembangan modul praktikum instalasi panel surya sederhana, kegiatan ini bertujuan untuk memperkuat literasi energi hijau bagi generasi muda.
Siswa SMAN 1 Lhokseumawe Berhasil Pikat Juri, Cut Syifa Amelia Raih Juara di Piala Gubernur Aceh
Kegiatan yang berlangsung di Laboratorium Fisika SMAN 1 Lhokseumawe ini dipandu oleh deretan akademisi berkompeten, di antaranya Dr. Nelly Safitri, S.S.T., M.Eng.Sc., Rachmawati, S.T., M.Eng., Arsy Febriana Dewi, S.T., M.T., dan Siti Amra, S.S.T., M.T. Tidak hanya para dosen, semangat transfer ilmu ini juga didukung oleh keterlibatan mahasiswa tingkat akhir, Dinda Ira dari Program Studi Teknologi Rekayasa Pembangkit Energi dan Muhammad Hafis Akbar dari Program Studi Teknologi Listrik. Kehadiran Ryan Hidayat, S.Tr.T., seorang alumni sukses dari Prodi Teknologi Rekayasa Instrumentasi dan Kontrol sebagai narasumber, semakin menambah bobot praktis dalam pelatihan tersebut.
Dalam sambutannya, Plt. Kepala Sekolah SMA N 1 Lhokseumawe, Aiza Fitriana, S.Si., M.Pd., menyampaikan apresiasi tinggi atas inisiatif kolaborasi ini. Beliau menekankan bahwa penguasaan teknologi energi terbarukan sangat krusial bagi siswa di era transisi energi global saat ini.
Siswa SMAN 1 Lhokseumawe Berhasil Pikat Juri, Cut Syifa Amelia Raih Juara di Piala Gubernur Aceh
Menurutnya, kehadiran tim dari PNL membawa angin segar bagi kurikulum sekolah, terutama dalam mengaitkan teori fisika dengan aplikasi teknologi masa depan. Aiza Fitriana berharap agar kerja sama ini tidak berhenti sampai di sini, melainkan menjadi pemantik semangat bagi para siswa untuk terus berinovasi dan melek terhadap teknologi ramah lingkungan yang berbasis digital.
Fokus utama dari pelatihan ini adalah memperkenalkan implementasi Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) sederhana yang telah berbasis *Internet of Things* (IoT). Melalui modul praktikum yang dikembangkan, sebanyak 12 siswa kelas XI dan 5 orang guru fisika diajak untuk memahami bagaimana energi matahari dikonversi menjadi energi listrik dan dipantau secara pintar.
Jalannya kegiatan pun diwarnai dengan antusiasme tinggi dari para peserta yang terlihat aktif saat mencoba mengoperasikan perangkat praktikum. Kehadiran Bapak Amri, S.S.T., M.T., selaku Koordinator PkM dari Pusat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (P3M) PNL, juga memastikan bahwa kegiatan ini berjalan sesuai dengan standar kualitas akademik yang diharapkan.
Menjelang akhir kegiatan, para siswa menjalani serangkaian tes untuk mengukur sejauh mana pemahaman mereka terhadap materi yang telah disampaikan. Hasilnya menunjukkan peningkatan signifikan dalam pemahaman literasi energi mereka.
Sebagai bentuk dukungan nyata terhadap keberlanjutan proses belajar mengajar di SMAN 1 Lhokseumawe, tim PkM PNL secara resmi menyerahkan modul praktikum, alat ukur digital, serta buku petunjuk praktikum kepada pihak sekolah. Langkah ini diharapkan dapat menjadikan SMAN 1 Lhokseumawe sebagai salah satu sekolah pionir dalam pengembangan praktikum energi terbarukan di wilayah Lhokseumawe dan sekitarnya.
Editor: Muklis Puna


0 Komentar