Cut Syifa Amelia, siswa SMAN 1 Lhokseumawe, sukses mencuri perhatian dalam
ajang bergengsi perebutan Piala Gubernur Aceh baru-baru ini. Pelajar berbakat
ini berhasil keluar sebagai pemenang favorit dalam kategori lomba menulis
cerpen, sebuah pencapaian luar biasa mengingat ketatnya persaingan dari
penulis-penulis lintas generasi di seluruh provinsi.
Kemenangan ini bukan sekadar keberuntungan.
Dalam wawancara eksklusif, Cut mengungkapkan bahwa inspirasi utama cerpennya
berawal dari kegelisahan dan pengamatannya terhadap berbagai fenomena kehidupan
di sekitarnya.
Bagi Cut, setiap peristiwa sekecil apa pun memiliki makna tersembunyi yang layak untuk diceritakan. "Saya percaya bahwa setiap peristiwa menyimpan cerita dan makna. Melalui cerpen ini, saya ingin mengajak pembaca tidak hanya sekadar membaca, tetapi juga merenung dan memahami nilai-nilai kehidupan yang ada di dalamnya," ujar Cut Syifa Amelia.
Namun, perjalanan menghasilkan karya ini tidaklah mudah. Cut mengakui tantangan terbesar adalah menyusun alur cerita yang menarik tanpa menghilangkan efektivitas pesan yang ingin disampaikan. Ia harus berjuang menjaga konsistensi emosi dan karakter agar pembaca bisa benar-benar terhubung dengan kisah yang ia tuliskan.
Sebagai seorang pelajar, Cut sempat merasa tidak percaya diri saat harus bersaing dengan penulis-penulis hebat lainnya yang memiliki jam terbang lebih tinggi. Rasa tertekan sempat menghampirinya, namun ia memilih untuk mengubah beban tersebut menjadi motivasi."Tentu saja sempat merasa minder karena peserta lain sangat berbakat dan berpengalaman.
Harumkan Nama SMAN 1 Lhokseumawe, Teguh Setya Yudha Raih Prestasi Gemilang di Kejurnas Karate 2026
Tapi saya mencoba fokus pada proses berkarya dan memberikan yang terbaik, daripada terus memikirkan hasil akhirnya," ungkapnya rendah hati.Saat pengumuman pemenang dilakukan, Cut mengaku sangat terkejut. Ia sama sekali tidak memprediksi namanya akan muncul sebagai salah satu pemenang di ajang tingkat provinsi tersebut.
"Saya merasa sangat bersyukur. Kemenangan ini menjadi kebanggaan sekaligus lecutan semangat bagi saya untuk terus belajar dan mengembangkan kemampuan menulis ke depan," tutup Cut dengan penuh rasa syukur. Prestasi siswa SMAN 1 Lhokseumawe ini diharapkan dapat menginspirasi generasi muda lainnya di Aceh untuk terus berkarya dan berani menyuarakan gagasan mereka melalui tulisan.
Kontributor: Nada Aulia Syahira kelas XI-2

0 Komentar