Foto:TIM WHS Smansa
Lhokseumawe, Sastrapuna.com .SMA Negeri 1 Lhokseumawe sukses menyelenggarakan kegiatan spektakuler bertajuk “Meugah Fest” pada Senin (12/1/2026). Acara yang berlangsung meriah di lingkungan sekolah ini menjadi ajang bagi siswa untuk unjuk kreativitas melalui perpaduan panggung apresiasi seni dan pameran kewirausahaan.
Nama "Meugah Fest" sendiri memiliki filosofi mendalam, yakni akronim dari Movement of Entrepreneurship, Unity, Growth, Art, and Harmony. Tema ini merefleksikan gerakan untuk membangun potensi kewirausahaan siswa yang dibalut semangat persatuan (unity), pertumbuhan (growth), keindahan karya seni (art), dan keselarasan (harmony) antar-bakat siswa.
Acara dibuka secara resmi oleh Kepala Cabang Dinas Pendidikan (Kacabdin) Wilayah Kota Lhokseumawe, Supriariadi.S.Pd., M.Pd. Dalam sambutannya, Supriariadi menyampaikan apresiasi tinggi terhadap inisiatif siswa SMAN 1 Lhokseumawe. Menurutnya, kegiatan ini merupakan implementasi nyata dari Kurikulum Merdeka.
“Saya sangat bangga melihat siswa-siswi tidak hanya unggul secara kognitif di kelas, tetapi juga mampu mengasah soft skills melalui jiwa kewirausahaan. Ini adalah bekal berharga untuk menghadapi tantangan masa depan,” ujar Supriariadi.
Selain sebagai ajang kreativitas, Supriariadi menambahkan bahwa "Meugah Fest" juga berfungsi sebagai sarana pemulihan trauma (trauma healing) bagi siswa yang terdampak musibah banjir bandang di Provinsi Aceh sebulan terakhir.
“Kegiatan ini bukan sekadar ajang gagah-gagahan, melainkan memiliki nilai terapi dan motivasi bagi siswa, guru, hingga masyarakat agar bisa bangkit kembali dari keterpurukan mental pascabencana,” tambahnya.
Keseruan acara diawali dengan pembacaan ayat suci Al-Qur’an oleh Haikal Al Fariz dan dipandu oleh duet MC, Cinta Putri Meisya dan Badratunnafis. Setelah prosesi pembukaan, rombongan Kacabdin dan Kepala Sekolah meninjau stan bazar kuliner. Setiap kelas tampak antusias menjajakan produk unggulan, mulai dari kuliner tradisional Aceh hingga inovasi makanan kekinian.
Panggung utama juga dimeriahkan dengan berbagai pertunjukan seni, seperti Tari Tarek Pukat dan Ratoh Jaroe yang dibawakan dengan kompak. Selain itu, pengunjung dihibur dengan penampilan vokal solo dan duet oleh Alya Zhafira dan Muhammad Dava Rafsanjani, serta pembacaan puisi yang menyentuh hati oleh Ghina Sayla dan Fathia Agustinandia.
Wakil Kepala Sekolah Bidang Kurikulum, Yuverny Selvy,S.Si.,M.Pd. mengungkapkan rasa syukur atas keberhasilan panitia. Ia berharap "Meugah Fest" dapat menjadi agenda rutin tahunan di SMAN 1 Lhokseumawe dengan kemasan yang lebih besar dan inovatif.
“Kami melihat dampak positif yang luar biasa bagi pengembangan karakter siswa. Kami ingin ‘Meugah Fest’ terus berevolusi, baik dari segi kualitas pameran maupun kemegahan panggung seninya,” tutur Yuverny optimistis.
Acara yang ditutup dengan doa bersama dipimpin oleh Muhammad Fayadh Arda ini menjadi bukti nyata sinergi antara prestasi, kreativitas, dan kerja sama tim di lingkungan SMAN 1 Lhokseumawe.
Kostributor: Mayitah Inayah ( TIM Jurnalis Smansa Lhokseumawe)
0 Komentar