Upaya Melindungi dan Memelihara Habitat Beruk (Monyet Ekor Panjang) di Lingkungan Unimal Lhokseumawe


Foto : Dokumen  Pribadi

Oleh: Cut Putro Balqis Dzakira Muli

Habitat alami bagi satwa liar sangat penting untuk menjaga keberagaman hayati dan keseimbangan ekosistem. Salah satu spesies yang ditemukan di berbagai daerah di Indonesia adalah beruk atau monyet ekor panjang (Macaca fascicularis), yang banyak hidup di kawasan hutan tropis dan perbatasan manusia. 

Salah satu tempat yang memiliki potensi habitat bagi beruk adalah Universitas Malikussaleh (Unimal), sebuah kampus yang terletak. dikawasan Aceh, yang dikelilingi oleh hutan tropis dan memiliki lingkungan yang kaya akan keanekaragaman hayati. 

Meskipun kampus ini menyediakan habitat yang ideal bagi beruk, keberadaan manusia sering kali mengancam keseimbangan ekosistem tersebut.

Beruk, sebagai salah satu satwa yang terlibat dalam penyebaran biji dan menjaga kesehatan ekosistem, memiliki peran penting dalam ekologi lokal. 

Namun, peningkatan aktivitas manusia dan perusakan habitat menyebabkan penurunan. jumlah populasi beruk, bahkan potensi konflik antara manusia dan beruk menjadi hal yang kerap terjadi.

Foto : Dokumen  Pribadi

Oleh karena itu, upaya-upaya untuk melindungidan memelihara habitat beruk di lingkungan Unimal sangat diperlukan,baikdari segi edukasi, pengelolaan sumber daya alam, maupun kolaborasi dengan berbagai pihak.

PentingnyaHabitatAlambagiBeruk

Beruk atau Monyet Ekor Panjang memiliki habitat alami di hutan tropis yang rimbun dengan berbagai jenis pohon dan tanaman yang menyediakan makanan, tempat berlindung, dan ruang untuk berinteraksi sosial.

Habitat ini penting untuk menjaga kelangsungan hidup spesies beruk, karena mereka bergantung pada keberadaan sumber daya alam seperti buah-buahan, daun, dan serangga yang tumbuh di pohon-pohon tinggi.

Lingkungan Unimal yang berada di daerah Aceh,di mana terdapat banya karea hijau dan kebun kampus,merupakan habitat yang potensial bagiberuk.

Namun,jika habitat tersebut terganggu, beruk bisa kehilangan sumber daya yang vital bagi kelangsungan hidup mereka. Beruk memerlukan ruang yang cukup untuk menjelajah, mencari makan, serta berinteraksi dengan individu lain dalam kelompoknya. Oleh karena itu, penting untuk menjaga kelestarian habitat mereka agar keberadaan spesies ini tetap terjaga.

Ancaman terhadap Habitat Beruk di Unimal

Ancaman terhadap habitat beruk di Unimal berasal dari beberapa faktor yang saling terkait. Salah satunya adalah penggundulan hutan atau konversi lahan untuk kepentingan pembangunan, baik itu untuk memperluas area kampus atau pembangunan infrastruktur lainnya. 

Keberadaan beruk yang semakin dekat dengan pemukiman manusia juga berisiko meningkatkan interaksi yang lbisamemicukonflik,sepertipencarianmakanandisekitarfasilitas kampus yang sering kali tidak terkontrol.

Selainitu,aktivitasmanusiasepertiperburuan, penyalahgunaantanamanobat,sertasampah yang dibuang sembarangan juga dapat merusak habitat beruk. Di lingkungan kampus, beruk


Penulis adalah Siswa SMAN  1 Lhokseumawe 



Berita Terkait

There is no other posts in this category.

Posting Komentar

0 Komentar