Foto: Dokumen Pribadi
Lhokseumawe, Sastrapuna Selasa, 27 Oktober 2026 Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Lhokseumawe bakal menggelar serangkaian perlombaan seni dan budaya Aceh bagi peserta didik tingkat SD, SMP, SMA/MA, hingga masyarakat umum. Kegitan ini dilaksanakan dalam rangka ulang tahun Mesium Kota Lhokseumawe yang Ke - VIII.
Mengusung tema "Menghidupkan Sejarah dan Melestarikan Budaya Lokal", pergelaran seni ini dijadwalkan berlangsung selama tiga hari, mulai 29 hingga 31 Oktober 2026 di Mesium Kota Lhokseumawe.
Dalam ajang ini, berbagai cabang lomba dipertandingkan dengan mengombinasikan pelestarian seni tradisional dan kreasi modern. Untuk tingkat Sekolah Dasar (SD), para siswa akan menguji ketangkasan bersastra melalui lomba Baca Puisi Bahasa Aceh.
Sayuti Abubakar Wali Kota Lhokseumawe, Sosok Bersahaja, Karisma, dan Harapan Aceh ke Depan
Sementara itu, bagi jenjang SMP dipertandingkan lomba Smapur (Semaphore),Vokal Solo Lagu Aceh dan bagi pelajar tingkat SMA/MA difokuskan pada perlombaan kesenian khas Aceh seperti Hikayat, Rapa'i, serta Canang. Tak hanya untuk kalangan pelajar, panitia juga membuka kompetisi bagi masyarakat umum melalui lomba Konten TikTok .
Sebagai persiapan awal pelaksanaan, Technical Meeting (TM) diselenggarakan pada Selasa, 27 Oktober 2026, bertempat di Aula Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Lhokseumawe. Pertemuan tersebut dihadiri oleh seluruh pendamping peserta untuk membahas petunjuk teknis serta mendiskusikan berbagai aturan lomba demi kelancaran acara.
Kepala Bidang Kebudayaan Dinas Pendidikan Kota Lhokseumawe, Abdul Fathah, S.Ag., saat dihubungi media menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk apresiasi bagi para siswa SD, SMP, hingga SMA di Kota Lhokseumawe untuk berkreasi melalui seni dan musik kearifan lokal dengan menggunakan bahasa Aceh sebagai media utamanya. Menurutnya para siswa bisa mengenal lebih dalam tentang budaya dan bahasa daerahnya melalui kegitan yang dikuti.
Editor: Muklis Puna

0 Komentar