Demokrasi yang Tertatih

 

Muklis Puna

Ada keanehan pada negeriku hari ini
Kelucuan merambat di cakrawala
Suara sumbang menyembur dari  mulut sang hakim
Kupikir itu kumur-kumur semata
Adalah maling diampuni di muka  korban

Ada keganjilan dalam pedati negeri
Adalah.buaya diterkam cecak merayap  dalam pasal

Wahai penggosip negeri, 
Kau hembus isu dalam rupiah
Kau buat konspirasi mengebiri  kami

Ada suara parau bercampur dahak
Menempel pada angin pemburu nafsu
Ada jeritan di balik pintu demokrasi
Diusut beringsut-ingsut  di bawah jubah

Ada suara berdendang duka
Melayat pasal berjubah hitam
Menjual palu keadilan demi harta dan martabat
Ada suara terbahak-bahak di atas khatulistiwa
Mendendangkan kemenangan dalam dendam

Aku di sini...
Di sudut demokrasi hanya menangis darah
Menatap arah salah kaprah


Lhokseumawe, September 2023

Berita Terkait

Posting Komentar

0 Komentar