Lhokseumawe, 6 September 2026. Sepuluh siswa SMAN 1 Lhokseumawe mendapat kesempatan mengikuti Gelar Melayu Serumpun (GEMES) ke-9 yang diselenggarakan oleh Pemerintah Kota Medan pada 27–30 Juni 2026 di Lapangan Merdeka, Medan. Kegiatan ini merupakan festival budaya tingkat internasional yang menjadi ruang untuk berkarya dengan memperkenalkan keindahan seni dan tradisi Melayu ke kancah global.
Gelar Melayu Serumpun menghadirkan berbagai pertunjukan dan kegiatan budaya, seperti tari kolosal, parade kontingen, musik tradisional, orkestra Melayu, pameran UMKM, hingga demonstrasi memasak bubur pedas. Selain itu, kegiatan ini juga mengadakan berbagai prosesi dan edukasi budaya, seperti sunat massal berarak balai, pembuatan tanjak dan tengkuluk, serta permainan budaya interaktif.
Dalam GEMES ke-9 tahun 2026, kegiatan tersebut diikuti oleh delegasi dari berbagai daerah di Indonesia serta sejumlah negara, di antaranya Malaysia, Singapura, Filipina, Korea Selatan, dan Tiongkok. Hal ini lah yang menjadikan GEMES sebagai salah satu ajang pertukaran budaya sekaligus sarana untuk memperkenalkan seni Melayu kepada masyarakat internasional.
Sepuluh siswa SMAN 1 Lhokseumawe yang mengikuti kegiatan tersebut adalah Nailul Fahaza (XII.6), Buleun Azzahra (XII.7), Octhary Navazalia (XII.7), Asyifa Ulfara (XI.9), Bunga Syauqina (XI.9), Muhammad Al Fatir (XI.9), Muhammad Sulthan Anfani (X.2), Muhammad Rasya Awlia (XII.4), Seftian Nurrizki (XII.7), dan Asyrafful Anam (XI.7).
Keikutsertaan para siswa dalam kegiatan ini tidak diperoleh melalui pendaftaran umum. Para peserta mendapat undangan dari pihak penyelenggara, yaitu Dinas Pariwisata Kota Medan, yang memberikan undangan kepada sanggar-sanggar yang telah dikenal di berbagai daerah. Namun untuk menjadi perwakilan kegiatan tersebut, peserta akan melalui proses seleksi dari daerah masing-masing.
Mereka sangat senang dapat berada disini dan antusias mengikuti rangkaian acara Festival Gelar Melayu Serumpun Internasional. Selain bisa melihat dan menampilkan kekayaan budaya Melayu, kegiatan ini juga menjadi kesempatan untuk mereka dapat bertemu dengan teman-teman dari berbagai negara dan tentunya menambah pengalaman baru. “Festival ini sangatlah hebat.
Kami sangat bangga dapat berada di sini dan tentunya bahagia dapat menyaksikan kekayaan budaya Melayu yang ditampilkan dengan begitu indah. Selain itu kami juga jadi mendapat banyak teman dari berbagai negara dan pastinya pengalaman baru,” ujar mereka.
Mereka berharap Gelar Melayu Serumpun dapat terus dilaksanakan setiap tahun dengan acara yang semakin meriah. Menurut mereka, kegiatan tersebut dapat membantu agar budaya Melayu semakin dikenal dan dicintai oleh generasi muda. “Semoga festival ini terus digelar setiap tahun dan semakin meriah. Saya juga berharap budaya Melayu semakin dikenal, dicintai, dan terus dilestarikan,” harapnya.
Keikutsertaan siswa dalam GEMES memberikan
banyak pengalaman berharga dalam memperkenalkan seni dan budaya Melayu di
tingkat internasional. Melalui kegiatan ini, para siswa tidak hanya mendapatkan
pengalaman di lingkungan yang lebih luas, tetapi juga turut mengambil bagian
dalam melestarikan budaya daerah dan memperkenalkannya kepada masyarakat dari
berbagai negara.
Konstributor: Liya Fazila Aqilah Tim Jurnalistik Smansa Lhokseumawe


0 Komentar