Self-Reward: Sebenarnya Baik atau Tidak? Cara Melakukan Self-Reward yang Baik dan Benar

 

Oleh: Nitha Nasywa Labibah

Sastrapuna.com Seseorang berniat memberi hadiah pada dirinya sendiri karena telah menyelesaikan tugas yang sulit. Ia pun membeli barang ataupun melakukan kegiatan yang menyenangkan baginya sebagai hadiah. Rasa senang yang ia dapatkan ketika menerima hadiah ini akan membuatnya termotivasi untuk melakukan tugas selanjutnya. Nah, Ilustrasi sebelumnya merupakan gambaran dari yang biasa kita sebut sebagai self-reward. Sebagian besar dari kita mungkin sudah tidak asing lagi dengan istilah yang satu ini dan mungkin pernah melakukannya. Tapi, mungkin masih banyak nih dari teman-teman yang bingung apa sih pentingnya self-reward ini? Dan apa self-reward itu baik atau tidak untuk kita lakukan? Nah, untuk menjawab pertanyaan-pertanyaan itu mari kita mengenal self-reward lebih dalam lagi.

Pengertian Self-Reward

Self-reward adalah hadiah yang seseorang berikan kepada dirinya sendiri sebagai bentuk apresiasi karena telah berhasil mencapai targetnya. Self-reward ini dapat bermacam-macam bentuknya. Tidak hanya dalam bentuk barang, tetapi dapat juga berupa hal-hal yang sederhana, seperti istirahat, melakukan hobi yang disukai, pergi menemui teman, dan lainnya. Semua tergantung pada diri masing-masing. Intinya, bentuk self-reward ini bisa dalam bentuk apapun dan yang dapat membuat kita merasa senang.

Self-reward ini adalah hal yang penting. Hal ini dapat kita lihat dari salah satu teori kepribadian, yaitu teori belajar: operant conditioning oleh Burrhus Frederic Skinner (American Psychologist). Menurut Skinner, untuk meningkatkan frekuensi suatu perilaku seseorang adalah dengan memberikan reward pada orang tersebut. Dengan diberikannya reward, orang tersebut akan mengulangi perilaku tersebut. Hal ini disebut dengan positive reinforcement. Nah, teori ini juga dapat diterapkan dalam bentuk self- reward. Kita akan menjadi semakin termotivasi dikarenakan ada reward yang menunggu kita sehingga kita berusaha untuk mencapai target yang telah kita tentukan.

Manfaat Self-Reward

Sebagai bentuk apresiasi diri.


Tidak berlebihan jika kita memberikan self-reward sebagai apresiasi diri untuk apa yang telah kita lakukan. Tidak apa-apa untuk melakukan hal yang dapat membuat kita senang karena kita berhak untuk itu setelah kerja keras yang kita lakukan. Jadi, jangan merasa terbebani ya teman-teman untuk bersantai sejenak. 


Manjadi semakin termotivasi


Dengan adanya self-reward akan membuat kita semakin termotivasi untuk mengulangi perbuatan tersebut karena ada perasaan menyenangkan yang mengikutinya. 


Baik untuk kesehatan mental dan dapat menghilangkan stress

Dengan memberikan self-reward akan membuat kita merasa senang. Capek dan stress yang kita rasakan saat berjuang keras untuk mencapai target akan dengan perlahan menghilang. Perasaan positif seperti senang akan membuat kita jauh dari perasaan-perasaan yang negatif seperti stress dan depresi. Maka dari itu, self-reward baik untuk kesehatan mental.

Sebagai bentuk self-love

Mencintai diri sendiri adalah hal yang penting. Kita harus dapat mencintai diri kita sendiri sebelum mencintai orang lain. Nah, self-reward ini bisa kita jadikan sebagai bukti bahwa kita mencintai dan menghargai diri sendiri. Jadi, luangkan waktumu untuk diri kamu, lakukan hal-hal yang membuat kamu senang, menonton film, membaca novel, dan berbagai hal menyenangkan lainnya.

Apa yang Terjadi Jika Self-reward yang Diberikan Berlebihan?

Self-reward yang diberikan secara berlebihan hanya akan memberikan dampak buruk pada diri sendiri. Seperti yang biasanya kita ketahui bahwa sesuatu yang berlebihan itu tidaklah baik. Sama halnya dengan self-reward. Sebagai contohnya, orang-orang di sekitar kita yang membeli barang-barang bermerek. Sebenarnya membeli barang bermerek bukanlah hal yang salah dan itu mungkin adalah bentuk self-reward orang tersebut. Tetapi, jika self-reward dalam bentuk barang bermerek itu diberikan dalam jangka waktu yang berdekatan dan tanpa perhitungan. Ujung-ujungnya ini hanya untuk memuaskan hawa nafsu dan perilaku konsumtif dengan dalih bahwa ini adalah self-reward. Tidak hanya itu, ini juga akan menjadikan seseorang memiliki sifat yang pemboros. Oleh karena itu, kontrol diri sangatlah penting. Kita harus bisa membuat pertimbangan yang bijaksana, jangan sampai kita terbawa oleh hawa nafsu. 

Cara Memberikan Self-reward yang Baik dan Benar
Membuat daftar target yang ingin dicapai.

Membuat daftar ini perlu sehingga rasa senang yang kita rasakan akan lebih terasa dibandingkan ketika kita bersikap asal-asal dalam memberikan reward bahkan pada target yang tidak sulit untuk dicapai.


Menentukan self-reward yang akan diberikan ketika target berhasil dicapai.

Setiap orang memiliki bentuk reward-nya masing-masing. Penting untuk kita mempertimbangkan beberapa hal, terutama yang self-reward-nya dengan berbelanja barang bermerek. Kita harus memperhatikan budget yang kita punya dan dapat mengontrol diri. Jangan sampai membuat keputusan yang dapat merugikan diri kita sendiri nantinya.

Reward segera diberikan ketika target berhasil dicapai dan tidak memberikan

Penting untuk segera memberikan reward bergitu target tercapai agar rasa senang itu dapat dirasakan. Tidak baik untuk menunda-nunda. 

Hindari untuk memberikan self-reward terlalu sering atau berdekatan dengan self-reward yang sebelumnya 

Memberikan self-reward terlalu sering akan membuat kita jadi bermalas-malasan dan akibatnya kita jadi menunda-nunda pekerjaan. Terkadang kita terlalu sering meluangkan waktu yang banyak untuk diri kita sendiri dengan dalih bahwa kita sedang memberikan self-reward untuk diri kita sendiri yang sudah bekerja sampai setengah jalan untuk menyelesaikan tugas. Padahal kita hanya melebih-lebihkan dan baru mulai mengerjakan tugasnya selama sepuluh menit. Hal ini bukan lagi disebut dengan self-reward.

Referensi:

Wahyuningsari, D., Hamzah, M. R., Arofah, N., Hilmiyah, L., & Laili, I. (2022). Maraknya Hedonisme Berkedok Self Reward. Jurnal Ilmu Sosial Humaniora Indonesia, 2, 7-11. https://doi.org/10.52436/1.jishi.24

Gimana sih Cara Memberikan Self-Reward yang Gak Berlebihan. Diakses pada Desember 14, 2021, dari https://iamokay.id/gimana-sih-cara-memberikan-self-reward-yang-gak-berlebihan/

Hutajulu, Novensia. (2021, April 6). Pentingnya Self Reward Untuk Diri Sendiri. Diakses dari http://ners.unair.ac.id/site/index.php/news-fkp-unair/30-lihat/1230-pentingnya-self-reward-untuk-diri-sendiri

JMC Academy. (2017). Why it’s important to reward yourself. https://www.jmcacademy.edu.au/news-and-events/news/why-it-s-important-to-reward-yourself/ (Accessed 2023-02-21)

Berita Terkait

Posting Komentar

0 Komentar