Mari Berbenah Kawan!

 


Mari  Berbenah  Kawan!

Sastrapuna.com-Muklis Puna

Sudah lama sekali  Kau mengekor pada matahari
Tiang- tiang penyangga lapuk  dikunyah waktu
Sekian tanda  tamat mu  mulai tersibak
Goncangan demi goncangan adalah bukti Kau sudah  menua 

Banjir  melintang- pukang, 
Menggulung  segala congkak dan keangkuhan
Badai- badai menyapu  kesombongan
Apakah Kau tak ingin berbenah? 

Seluruh jagad, lautan berkumur- kumur
Lalu meludah  kotoran hitam 
Melumat  keserakahan 
Membersihkan mayapada dari 
gelimang dosa
Yang berlumut,   menempel di pohon besi dan keramaian noda 
Apakah kau tak ingin berbenah? 

Adakah Kau lihat tanda  tertulis 
pada angin  berputar tak searah?
Adakah Kau lihat hujan semakin 
cepat menjahit bumi?
Adakah Kau lihat sungai meluap 
dengan semangat,  
mencuci tanah dari darah tak berdosa?
Adakah Kau lihat  wabah bagai 
gurita melilit mangsa?
Muncul seketika merampas nyawa dalam sepekan?
Bergerak bagai bola salju,  
keliling meneroka dunia

Orang - orang sibuk mengusut penangkal
Keyakinan digadai dalam maya
Jarak jadi tujuan,  iman lepas di dada
Kematian diupdate di kotak- kotak
Bagai laporan pemilukada

Apakah Kau  tak ingin berbenah?  
Tanda -tanda semakin tampak bergerak
Seruling  maut seakan berlari mendekat
Huru- hara datang dan pergi
Apakah Kau  tak ingin berbenah?  


Di sana... 
Di balik lembaran suhuf
Catatan bersenandung cerita fakta
Tentang bumi yang sudan uzur
Tentang manusia mencari 
Tuhan dalam rasa
Apakah Kau  tak ingin berbenah?  

Bumi dalam nuansa rasa
Bercertia  tentang  tanda penghabisan
Apakah Kau  tak ingin berbenah?  


Lhokseumawe, 14 Agustus 2022

Baca Juga:Cendawan Peradaban

Berita Terkait

Posting Komentar

0 Komentar